Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

7 ASET/MODAL DI SMA NEGERI 2 GERUNG

Gambar
  DEMONSTRASI KONTEKSTUAL PEMIMPIN DALAM PENGELOAAN SUMBER DAYA 7 Aset DI SMA NEGERI 2 GERUNG OLEH BAIQ HERLINA,S.Pd      Keberhasilan sebuah proses pembelajaran sangat tergantung pada cara pandang sekolah melihat ekosistemnya: apakah sebagai kekuatan atau sebagai kekurangan. Sekolah yang memandang semua yang dimiliki adalah suatu kekuatan, tidak akan berfokus pada kekurangan tapi berupaya pada pemanfaatan aset yang dimiliki. Jika sekolah diibaratkan sebagai sebuah ekosistem, sekolah adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup) saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis Oleh sebab itu sebagai pemimpin pembelajaran kita diharapkan mampu memanfaatkan 7 aset/modal yang ada di sekolah sebagai upaya untuk mewujudkan pendidikan yang diharapkan. Sebagai Calon Guru Penggerak yang merupakan salah satu guru dari SMA Negeri 2 Gerung mencoba Mengidentif...

MENERAPKAN 9 LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN TEKHNIK PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID 19 DI SMAN 2 GERUNG

Gambar
  MENERAPKAN 9 LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN  DALAM MENENTUKAN TEKHNIK PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID 19 DI SMAN 2 GERUNG OLEH PGP_ANGKATAN 2_LOBAR_BAIQ HERLINA_3.1.a.10_AKSI NYATA   A.      LATAR BELAKANG Setiap orang tentunya memiliki pengalaman yang terkadang menjadi dilema etika yang dihadapi baik dilingkungan pribadi,keluarga, maupun instansi tempat ia bekerja. Berdasarkan Instruksi Gunernur NTB No. 180/02/KUM tahun 2021 tentang pengendalian pencehahan dan penanganan wabah pandemic covid 19 dan pemberlakukan pembatasankegiatan masyarakat berbasis mikrodi provinsi NTB tanggal 23 maret 2021, maka dilingkup Dinas Pendidikan dankebudayaan provinsi NTB diberlakukan belajar secara tatap muka terbatas, mengikuti aturan sebagai beriku: a.        Jumlah Maksimal siswa perkelas adalah 18 siswa b.       Pembelajaran dilakukan dengan Shiff/Block SMA Negeri 2 Gerung merupakan sekolah kecildengan jumlah siswa r...

MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERPIHAK PADA ANAK MELALUI SEMBILAN LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Gambar
 3.1.8 KONEKSI ANTAR MATERI MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERPIHAK PADA ANAK MELALUI  SEMBILAN LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN    Masih ingatkah teman-teman   tentang filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara (KHD)? Berdasarkan filosofi KHD   Bahwa Maksud dari pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh karena itu harapan dari pendidikan yaitu terbentuknya Profil Pelajar Pancasila.Untuk mewujudkan Harapan tersebut diperlukan   Nilai dan Peran Guru Penggerak. Didalam menjalankan Nilai serta perannya, seorang guru tentunya sering dihadapkan dengan kasus-kasus dilemma yang dihadapi oleh murid maupun rekan sejawat. Untuk dapat mengambil keputusan yang berdampak baik bagi semua orang terutama bagi perkembangan peserta didik diperlukan pengetahuan danpemahaman tentang bagaimana cara mengambil kep...

PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

Gambar
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan dengan situasi dilema baik sebagai individu maupun sebagai pemimpin pembelajaran. sebagai pemimpin pemimpin pembelajaran, guru sering dihadapkan pada dilema kasus-kasus yang etis yang menuntutnya untuk mampu mengambil keputusan terbaik bagi peserta didik. Setiap keputusan yang diambil guru dalam merespons kasus dilema etis akan berdampak besar bagi perkembangan dan masa depan peserta didik. Untuk menjaga konsistensi dan koherensi dalam pengambilan keputusan, guru harus memahami metode dan langkah-langkah pengambilan keputusan ketika berhadapan dengan masalah dilema etis.Oleh karena itu materi PGP pada modul 3.1 tentang Pengambilan keputusan sebagai Pemimpin pembelajaran merupakan materi yang sangat penting bagi kita baiksebagai individu maupun sebagai pemimpin pembelajaran.   Setelah mempelajarimodul ini, saya mahama i beberapa konsep , yaitu: dilema etika dan bujukan moral, ...