MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERPIHAK PADA ANAK MELALUI SEMBILAN LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 3.1.8 KONEKSI ANTAR MATERI

MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERPIHAK PADA ANAK MELALUI SEMBILAN LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN  

Masih ingatkah teman-teman  tentang filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara (KHD)? Berdasarkan filosofi KHD  Bahwa Maksud dari pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh karena itu harapan dari pendidikan yaitu terbentuknya Profil Pelajar Pancasila.Untuk mewujudkan Harapan tersebut diperlukan  Nilai dan Peran Guru Penggerak.

Didalam menjalankan Nilai serta perannya, seorang guru tentunya sering dihadapkan dengan kasus-kasus dilemma yang dihadapi oleh murid maupun rekan sejawat. Untuk dapat mengambil keputusan yang berdampak baik bagi semua orang terutama bagi perkembangan peserta didik diperlukan pengetahuan danpemahaman tentang bagaimana cara mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran agar keputusan yang diambil berpihak padaanak.

Ada beberapa konsep yang perlu dipahami dalam mengambilkeputusan, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.

Dilema etika (Benar Vs Benar)

Dimela etika merupakan suatu situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana ia harus membuat keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya. Situasi yang terjadi ketika seseorang harus memilih antara dua pilihan dimana kedua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan.

Bujukan moral (Benar Vs Salah)

Bujukan moral mrupakan suatu situasi  yang dihadapi seseorang dimana ia harus membuat keputusan antara benar atau salah. Bujukan moral ini harus kita minimalisir dalam diri kita dengan membiasakan diri untuk melakukan sesuatu sesuai dengan aturan

Paradigma pengambilan keputusan

Secara umum ada pola, model, atau paradigma yang terjadi pada situasi dilema etika yang bisa dikategorikan seperti di bawah ini:

1. Individu lawan masyarakat (individual vs community)

Dilema individu melawan masyarakat adalah bagaimana membuat pilihan antara apa yang benar untuk satu orang atau kelompok kecil , dan apa yang benar untuk yang lain, kelompok yang lebih besar. 

2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)

Dalam paradigma ini ada pilihan antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya. Pilihan yang ada adalah memilih antara keadilan dan perlakuan yang sama bagi semua orang di satu sisi, dan membuat pengecualian karena kemurahan hati dan kasih sayang, di sisi lain.

3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)

Kejujuran dan kesetiaan seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi dilema etika. Kadang kita perlu untuk membuat pilihan antara berlaku jujur dan berlaku setia (atau bertanggung jawab) kepada orang lain.

4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)

Paradigma ini paling sering terjadi dan mudah diamati. Kadang perlu untuk memilih antara yang kelihatannya terbaik untuk saat ini dan yang terbaik untuk masa yang akan datang.

Prinsip Pengambilan Keputusan

Ada tiga prinsip yang dapat digunakan dalammengambil keputusan, yaitu:

1.      Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

Berpijak pada aliran ultarianism, yaitu mengerjakan apa yang dapat menghasilkan kebaikan terbesar untuk jumah orang terbanyak.

2.      Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)

Ikuti prinsip atau aturan-aturan yang telah ditetapkan.

3.      Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)

Memutuskan sesuatu gengan pemikiran, apa yang anda harapkanorang lain lakukan terhadap anda

9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.

1.         Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini. 

2.         Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini 

3.         Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini 

4.         Pengujian benar atau salah 

a.       Uji Legal

b.      Uji Regulasi/Standar Profesional

c.       Uji Intuisi

d.      Uji IntuisiUji Halaman  Depan Koran

e.       Uji Panutan/Idola 

5.         Pengujian Paradigma Benar lawan Benar 

6.         Melakukan Prinsip Resolusi 

7.         Investigasi Opsi Trilema 

8.         Buat Keputusan

9.         Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan

 

 



 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI: INDONESIAKU

Akrostik: SMANDARU CETAR

SAYA SERASI SEJATI